Apa itu The Great Purge?
The Great Purge/Pembersihan Besar-Besaran adalah perburuan dan penyingkiran lawan politik dalam skala besar di Uni Soviet, dipimpin oleh seorang diktator Uni Soviet yang bernama Joseph Stalin.
Latar Belakang
Setelah kematian Vladimir Lenin, ia berhasil menggantikan posisi kepemimpinan Vladimir, Stalin mulai mencoba untuk melakukan perubahan terhadap kebijakan-kebijakan di Uni Soviet secara besar-besaran. Dia mulai memutar balikkan Kebijakan Ekonomi Baru Lenin. Tidak hanya itu, Stalin juga memulai program pertanian kolektif diseluruh penjuru negri. Hal ini nantinya akan mengarahkan Soviet menuju bencana kelaparan pada tahun 1932-1933. Dia juga membuat kebijakan yang lebih memperketat kebebasan berekspresi, dan menerapkan kebijakan sosial yang cenderung lebih konservatif dibandingkan sebelumnya.
Beberapa mantan anggota partai Bolshevik kemudian mulai mempertanyakan kebijakan dan otoritas dari Stalin. Stalin akhirnya berpikir bahwa orang-orang yang mempunyai hubungan dengan Bolshevik ataupun pemerintahan Lenin merupakan ancaman bagi pemerintahannya. Motif Stalin dalam melakukan pembersihan besar-besaran kemudian diperdebatkan diantara kalangan sejarawan. Beberapa berpendapat bahwa motifnya adalah untuk ‘menyatukan’ dan menyingkirkan para pembangkang di tubuh Partai Komunis Uni Soviet. Pendapat lainnya mengklaim bahwa Stalin melakukannya untuk mengkonsolidasikan otoritasnya sebagai diktator, ataupun akibat dari paranoid akan musuh-musuh politiknya.
Peristiwa Terjadinya Pembersihan Massal
Pada siang hari di tanggal 1 Desember 1934, Sergey Kirov ditembak oleh seorang pria bernama Leonid Nikolayev. Dia dibunuh ketika sedang berjalan menuju ruangannya di markas Partai Komunis, tepatnya di Institut Smolny, Leningrad (sekarang Saint Petersburg/ Sankt-Peterburg). Kirov merupakan salah satu pemimpin Bolshevik yang terkemuka. Pada saat itu, Kirov sedang menjabat sebagai pimpinan Partai Komunis di Leningrad. Dia juga merupakan salah seorang teman dekat Stalin, bahkan Stalin lah yang memberikannya jabatan sebagai pimpinan partai di Leningrad. Meskipun mereka merupakan teman dekat, banyak ahli yang memperdebatkan dan berspekulasi bahwasannya Stalin sendiri yang memerintahkan pembunuhan Kirov. Alasan dari asumsi tersebut adalah karena pembunuhan ini
bisa dijadikan alasan untuk Stalin melakukan pembersihan.
Stalin menggunakan insiden kematian Kirov sebagai bukti, bahwa beberapa penduduk Soviet telah mencoba ‘melenyapkan’ para pemimpin komunis. Dengan demikian, Stalin akhirnya mempunyai dasar yang kuat untuk melakukan ‘pembersihan’ terhadap musuh-musuh komunis dan anti-Stalinis. Meskipun demikian, tidak ada bukti yang cukup kuat untuk membuktikan bahwa Stalin memang terlibat dalam insiden kematian Kirov pada tahun 1934. Mungkin saja Stalin menggunakan kematian Kirov sebagai alasan untuk melakukan pembersihan hanyalah sebuah kebetulan semata.
Dampak
Berdasarkan perkiraan para ahli, setidaknya sekitar 750.000 orang telah dieksekusi selama pembersihan ini. Sementara sekitar satu juta orang lainnya diasingkan ke daerah terpencil (Siberia dan Asia Tengah) untuk melakukan kerja paksa di Gulag. Pembunuhan dan pemenjaraan dimulai dengan anggota partai Bolshevik, pejabat politik dan anggota militer. Kemudian diperluas dan mencakup petani, etnis minoritas, seniman, ilmuwan, intelektual, penulis, orang asing dan warga negara biasa. Pada dasarnya, tidak ada yang selamat dari bahaya. Yakin bahwa mereka sedang merencanakan kudeta, Stalin mengeksekusi 30.000 anggota Tentara Merah. Para ahli memperkirakan bahwa 81 dari 103 jenderal dan laksamana dieksekusi. Stalin juga menandatangani dekrit yang membuat keluarga bertanggung jawab atas kejahatan yang dilakukan oleh suami atau ayah. Ini berarti bahwa anak-anak berusia 12 tahun dapat dieksekusi. Secara keseluruhan, sekitar sepertiga dari 3 juta anggota Partai Komunis dibersihkan.
Dilansir dari:
https://id.wikipedia.org/wiki/Pembersihan_Besar-Besaran
https://www.sedjarah.id/pembersihan-besar-besaran-uni-soviet/
Apa motif Stalin untuk melakukan pembersihan massal?
ReplyDeleteHal ini dilakukan dengan satu tujuan, yaitu untuk elenyapkan anggota Partai Komunis yang berbeda pendapat dan siapa pun yang dianggapnya sebagai ancaman.
DeleteApa pembersihan massal yang dilakukan serupa pernah terjadi di Indonesia? Jika ada apa contoh serta motif kasusnya sehingga kasus tersebut dapat terjadi
ReplyDeleteYa, kasus kekerasan serupa ini pernah terjadi di Indonesia. Contohnya adalah Kejadian Mei 1998 yang terjadi karena adanya krisis finansial Asia atau krisis moneter tahun sebelumnya, yakni 1997.
DeleteJika spekulasi yang beredar ternyata benar, kira-kira mengapa Stalin membunuh Kirov?
ReplyDeleteKematian Kirov diduga disebabkan oleh timbulnya perpecahan antara dirinya dengan Stalin karena tragedi pembantaian yang terjadi pada tahun 1930, yang dalam kasus tersebut para anggota Bolshevik lama dibunuh, dibuang, dan ditangkap. Stalin tidak menyukai hal ini dan oleh karena itu lah Ia membunuh Kirov.
DeleteApa dampak yang paling terpengaruhi akibat pembersihan massal ini?
ReplyDeleteAdanya 750.000 orang yang dieksekusi dan banyaknya pembunuhan serta pemenjaraan membuat kondisi dan situasi tidak beraturan dan tegang.
Deletemengapa stalin mengeksekusi 30.000 anggota tentara merah?
ReplyDeleteHal ini didasarkan karena Stalin yakin bahwa penduduk Soviet telah merencanakan kudeta maka dari itu ia melakukan pengeksekusian
DeleteMengapa satu juta orang di asingkan ke daerah terpencil?
ReplyDeleteHal ini didasarkan untuk melakukan kerja paksa di Gulag sebagai dampak dari Pembersihan Besar Besaran ini
DeleteApa latar belakang terjadi pembersihan besar2 ???
ReplyDeleteApa itu the great purge?
ReplyDeleteThe Great Purge/Pembersihan Besar-Besaran adalah perburuan dan penyingkiran lawan politik dalam skala besar di Uni Soviet, dipimpin oleh seorang diktator Uni Soviet yang bernama Joseph Stalin.
Deleteapa kebijakan kebijakan yang dibuat stalin?
ReplyDeleteDia mulai memutar balikkan Kebijakan Ekonomi Baru Lenin. Tidak hanya itu, Stalin juga memulai program pertanian kolektif diseluruh penjuru negri. Hal ini nantinya akan mengarahkan Soviet menuju bencana kelaparan pada tahun 1932-1933. Dia juga membuat kebijakan yang lebih memperketat kebebasan berekspresi, dan menerapkan kebijakan sosial yang cenderung lebih konservatif dibandingkan sebelumnya.
Deletesiapa yang membunuh sergey kirov dilihat dari asumsi masyarakat? mengapa demikian?
ReplyDeleteMeskipun mereka merupakan teman dekat, banyak ahli yang memperdebatkan dan berspekulasi bahwasannya Stalin sendiri yang memerintahkan pembunuhan Kirov. Alasan dari asumsi tersebut adalah karena pembunuhan ini bisa dijadikan alasan untuk Stalin melakukan pembersihan.
Delete